Kapan Perusahaan Butuh Training Need Analysis (Tna)?

Kapan Perusahaan Butuh Training Need Analysis (TNA)?

Jika anda menemukan atau membaca artikel tips bisnis ini, saya yakin anda telah mengetahui manfaat dari Training Needs Analysis, atau yang disebut juga Training Needs Assessment. Ya, Training Needs Analysis memang dibutuhkan perusahaan. Namun, kapan sebenarnya perusahaan membutuhkan Training Needs Analysis? apa saja tanda-tanda atau ciri-ciri perusahaan yang mulai membutuhkan Training Needs Analysis? yuk kita bahas satu-satu! 

Kapan saat yang tepat bagi anda mempertimbangkan untuk melakukan analisis kebutuhan training?

  1. Ketika Penjualan Anda Mulai Stagnan
    Penjualan yang stagnan, segitu-segitu saja dari bulan ke bulan, dari tahun ke tahun, adalah tanda-tanda perusahaan anda masuk ke fase mature. Jika perusahaan anda tetap melakukan segalanya sama seperti biasanya, perusahaan anda akan tetap berada di fase ini atau bisa jadi lebih buruk: masuk ke fase declining. Lakukanlah Training Needs Analysis untuk mengetahui apakah bisnis anda bisa masuk ke fase growth sekali lagi dengan meng-"upgrade" tim anda melalui pelatihan dan pendidikan.
  2. Ketika Target Perusahaan Tidak Tercapai
    Apakah anda adalah manager perusahaan startup dan mendapati bahwa total pengguna aplikasi anda tidak mencapai target bulan ini? Ataukah anda seorang manager perusahaan peer-to-peer lending dan rasio kredit bermasalah naik melebihi target? Training Needs Analysis dapat membantu anda mengetahui apakah tidak tercapainya target perusahaan diakibatkan oleh human error.
  3. Ketika Mulai Banyak Kompetitor yang Ada di Pasar
    Banyaknya kompetitor akan meningkatkan kemungkinan bahwa suatu hari posisi anda dipasar tergeser oleh pemain baru dan anda dapat mencegahnya dengan meningkatkan performa perusahaan anda, baik dari segi produk, pelayanan, sampai kepemimpinan. Training Needs Analysis dapat membantu anda untuk mengetahui training seperti apa yang paling berdampak pada peningkatan perusahaan anda.
  4. Ketika Membentuk Tim Khusus Untuk Melakukan Training Needs Analysis Sendiri Dirasa Tidak Efektif
    Pihak yang paling mengetahui seluk beluk dan detail sebuah perusahaan adalah pihak dalam perusahaan itu sendiri. Konsultan eksternal layaknya seorang dokter yang menghadapi pasiennya. Selama apapun pengalaman dan pendidikan kedokterannya, seorang dokter tetap menanyakan detail keluhan kepada pasiennya. Bagian mana yang sakit, sudah seberapa lama, apakah ada riwayat penyakit ini itu, dan lainnya.

    Disisi lain, perusahaan juga layaknya seorang pasien. Dia lah yang paling mengetahui tentang apa yang dirasakan tubuhnya oleh penyakitnya dan bisa saja menyembuhkan dirinya sendiri dengan mengikuti kuliah kedokteran dan praktek-prakteknya. Namun pada umumnya orang lebih memilih ke dokter untuk berobat.

    Sama seperti perusahaan, ada kalanya membentuk tim khusus untuk melakukan TNA sendiri tidak efektif. Terutama jika perusahaan tersebut memiliki banyak cabang, sehingga melakukan proses TNA cukup banyak membuang waktu. 

Subscribe And Follow Us

Be part of the story and follow us on Instagram via @performaconsulting and subscribe to the newsletter for news and updates about our insights